081330058379 faza.despro@itats.ac.id

PENGEMBANGAN DESAIN PRODUK BERBAHAN LIMBAH TONGKOL JAGUNG SEBAGAI UPAYA MENGURANGI PENCEMARAN LINGKUNGAN

Faza Wahmuda Journal PENGEMBANGAN DESAIN PRODUK BERBAHAN LIMBAH TONGKOL JAGUNG SEBAGAI UPAYA MENGURANGI PENCEMARAN LINGKUNGAN

Journal

PENGEMBANGAN DESAIN PRODUK BERBAHAN LIMBAH TONGKOL JAGUNG SEBAGAI UPAYA MENGURANGI PENCEMARAN LINGKUNGAN

Posted By faza

Jurnal Teknik Industri ISSN 1412-2146 Volume 17, Nomer 25, Maret 2015 UNIV 45  |  Faza Wahmuda  |  Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Abstrak

Meningkatnya produksi jagung yang dikonsumsi menyebabkan semakin banyak limbah tongkol jagung yang dapat menyebabkan pencemaran lingkungan. Salah satunya produksi jagung yang ada di industri kecil marning gepeng terletak di Desa Klampok, Kabupaten Probolinggo. Saat ini limbah tongkol jagung tersebut hanya dimanfaatkan untuk bahan bakar memasak dan pakan ternak desa sekitar. Pemanfaatan tersebut tidak seimbang dengan produksi marning gepeng yang semakin banyak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi limbah berupa tongkol jagung di Desa Klampok sehingga mampu dimanfaatkan sebagai bahan alternatif pengganti material produk kerajinan dan mendapatkan hasil pengembangan desain produk dengan material tongkol jagung sehingga dapat memberikan nilai ekonomi lebih untuk masyarakat tersebut. Metode yang digunakan adalah pendekatan melalui eksperimen material dan proses untuk mencari alternatif pengembangan produk berbahan tongkol jagung. Hasil ekperimen digunakan untuk pengembangan produk berbahan tongkol jagung sebagai produk sederhana, yaitu tempat alat tulis dan jam dinding. Penelitian ini memuat proses eksperimen pada tongkol jagung yang terbagi dalam beberapa tahapan, yakni proses pembentukan, pemanasan, pengawetan, percampuran dan penggabungan material, serta pewarnaan. Konsep pemberdayaan masyarakat dan rekomendasi produksi produk disajikan dalam penelitian ini. Dilengkapi sosialisasi untuk alternatif desain baru dari bahan tongkol jagung yang mampu memberikan alternatif jawaban permasalahan yang dihadapi industri di Desa Klampok Probolinggo.

 Kata kunci : jagung, tongkol jagung, limbah, pencemaran lingkungan, pengembangan produk, produk sederhana, ekperimen produk.

Abstract

The increased production of corns consumed by people causes the increase of corncob waste which will cause environmental pollutions. One of them is the small industry of cornflakes located in Klampok Village, Probolinggo. Currently the corncob waste is only used for a cooking fuel and animal feeds for the village. The use of the waste is not balanced compared to the increased production of the cornflakes. This study aims to determine the potency of the corncobs waste to be used as an alternative material for craft products and the development of the product design using the corncobs so that it will provide more economic value to the community. The method used in this study is a through material experiments and processes to look for alternative product developments made from corncobs.  The experimental results are used to develop products made ​​from corn cobs as simple products, such as stationery storages and wall clocks. This study includes experiment processes on corn cobs which are divided into several stages, namely  the process of formation, heating, preservation, the mixing and merging processes of the materials, and coloring. The concept of community empowerment and recommendations on the production of products are presented in this study, equipped with the socialization for new design alternatives from corncobs which is able to provide alternative answers to the problems faced by industries in Klampok Village, Probolinggo.

Keywords: corns (maize), corncobs, waste, environmental pollution, product development, simple products, product experimentations.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Proudly powered by WordPress Theme: Mediaphase Lite by ThemeFurnace.